Pemberian Pakan yang Benar untuk Ternak Itik Part 2

Tempat makan minum itikTempat Pakan dan Minum
Bentuk tempat pakan yang biasa digunakan untuk itik ada-lah persegi panjang atau bulat. Berdasarkan pengalaman, bentuk tempat pakan yang bulat seperti baskom lebih efisien dalam penggunaan tempat. Dasar dari tempat pakan harus datar (lihat gambar) agar itik dapat dengan mudah menghabiskan pakannya. Untuk memudahkan menelan, itik mempunyai kebiasaan sering minum pada saat makan. Oleh karena itu, sebaiknya tempat pa­kan dan tempat minum diletakkan berdekatan.

Walaupun senang bermain di tempat yang kotor, tetapi dalam hal pakan itik sangat pemilih. Itik biasanya hanya mema­kan secara terus-menerus selama ± 15 menit, setelah itu istirahat Bila ada yang tersisa, biasanya pakan tidak dimakan lagi dan akan menjadi basi. Itik akan menolak memakan pakan yang basi karena baunya asam. Oleh karena itu, pengolahan kembali sisa pakan sebaiknya tidak dilakukan. Ini disebabkan selain itiknya tidak menyukai, sisa pakan tersebut kemungkinan sudah tercemar jamur yang membahayakan kesehatan itik. Agar pakan yang diberikan tidak tersisa, sebaiknya sekali pemberian dapat diha­biskan dalam waktu 15 menit.

Pemberian Pakan untuk DOD Hingga Dewasa
Cara pemberian pakan dapat dijawab darl dua segi, yaitu segi penyajian dan segi penjatahan.

Cara penyajian
Cara penyajian ada dua macam, yaitu berdasarkan bentuk pakan dan berdasarkan frekuensi pemberian. Cara penyajian berdasarkan bentuk pakan sudah dijelaskan di muka, yaitu ada yang bentuk pakan halus basah, butiran kering, atau pelet kering.
Cara penyajian berdasarkan frekuensi pemberian tergan-tung pada bentuk pakan yang diberikan (basah atau kering) dan umur itik.

  1. Pakan basah
    Pakan dalam bentuk basah harus diberikan sedikit-sedikit dan sering. Tujuan dari pemberian sedikit-sedikit adalah agar pakan basah tersebut habis dalam waktu sekitar 15 menit. Bila tidak, pakan basah akan tersisa dan menjadi asam, berjamur, serta mengundang lalat.
  2. Pakan kering
    Seperti telah dijelaskan di atas, waktu makan itik hanya sebentar-sebentar. Pada saat makan, itik sering menyelinginya dengan minum sehingga paruhnya yang basah akan mem-basahi pakan pada saat itik makan kembali. Akibatnya, pa­kan yang semula kering menjadi basah dan cepat berbau asam. Oleh karena itu, untuk merangsang makan, pemberi­an pakan kering juga harus sedikit-sedikit supaya cepat habis.
  3. Penjatahan pakan
    Banyaknya pakan yang diberikan tergantung pada umur itik. Antara umur 1 hari hingga 4 minggu, anak itik diberi ma­kan sekenyangnya untuk menunjang pertumbuhan kerangka dan bagian tubuh lainya.

Antara umur 4-16 minggu, itik tidak boleh makan seke­nyangnya, tetapi harus dibatasi. Tujuannya adalah agar itiknya tidak terlalu cepat tumbuh dan mulai bertelur pada umur muda. Bila itik mulai bertelur pada umur muda, telurnya akan kecil-kecil.

Setelah umur 16 minggu, itik boleh makan sesuai dengan keinginannya karena pakan yang dikonsumsinya akan digunakan untuk memproduksi telur.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *