Trend Kalung Wanita 2015

Trend Kalung Wanita 2015

Pada dasarnya, tidak ada wanita yang tidak suka dengan aksesoris, sebesar apa pun hormon tomboy mereka, tentunya masih ada sedikit sisi femininnya. Dari sekian banyak aksesoris yang dimiliki oleh para wanita, bisa dibilang jika kalung merupakan aksesoris wanita yang paling populer. Kalung lebih populer dibandingkan dengan aksesoris lainnya karena ukurannya yang jauh lebih besar atau karena modelnya yang jauh lebih beragam, selain itu apabila kalung Anda terbuat dari emas atau perak, keuntungan dari hasil penjualan kalung jauh lebih besar dibandingkan dengan gelang atau cincin. Mengikuti perkembangan zaman dan perubahan tahun, design kalung pun ikut berubah menjadi jauh lebih cantik dengan detail yang lebih bervariasi. Trend kalung wanita di tahun 2015 di bawah ini merupakan contoh model kalung yang tahun ini sedang populer.

Tube necklaces

Dari sekian banyak model kalung yang ada, bisa dikatakan jika tube necklaces merupakan model atau design kalung yang paling banyak menarik perhatian. Permainan warna dan tekstur yang selaras menjadi daya tarik utama dari model kalung cantik dan artistik ini. Cukup banyak fashion brand yang meluncurkan aksesoris kalung dengan model ini, diantaranya ada Giorgio Armani, model tube necklaces dengan gaya klasik dan metal dengan kombinasi warna hitam dari Marni dan masih banyak lagi.

Wooden jewelry

Trend kalung wanita tahun 2015 yang tidak kalah populernya dengan model kalung yang terbuat dari metal adalah wooden jewelry. Kayu merupakan bahan dasar pembuat aksesoris disamping metal yang tidak kalah populernya, bisa dibilang jika kayu merupakan material terbaik untuk membuat aksesoris karena bisa dibentuk dengan sangat mudah menjadi bentuk yang cantik. Model kalung yang terbuat dari kombinasi kayu dan material lainnya ini paling cocok dikenakan untuk melengkapi penampilan Anda, bisa dikenakan dalam lingkungan yang formal atau semi formal.

 trend kalung wanita 2015

Bejeweled and Manik

Model kalung yang sangat cantik dengan material bebatuan dan detail spesifik yang penuh memenuhi seluruh rantai kalung. Model kalung ini lebih banyak memainkan warna pada detailnya, seperti detail bebatuan, designer tidak hanya memakai detail bebatuan berwarna ungu saja, namun juga memadukannya dengan bebatuan berwarna biru dan warna lainnya, kombinasi kalung mutiara dengan design tumpuk juga tampak cantik menghiasi leher wanita. Bukan hanya detail bebatuan kecil saja, detail perhiasan berbentuk besar pun menjadi ciri khas dari model perhiasan ini, design disesuaikan dengan sebaik mungkin sehingga bisa menahan beban yang berat dan liontin yang berukuran besar dengan sangat baik.

Rantai

Model kalung dengan material metal yang simpel namun tetap tampak cantik ini, pada dasarnya hanya dikenakan selama pegelaran busana berlangsung, berfungsi sebagai aksesoris untuk mengisi kekosongan dan meningkatkan gaya busana. Rantai cantik yang akan membuat para wanita atau para model lebih tepatnya tampak lebih keren dan alami, model kalung ini akan sangat cocok untuk menemani pakaian-pakaian yang cantik dan elegan, sinar metalnya akan memperkuat daya tarik pakaian, banyak wanita yang tertarik untuk membeli desain ini dan ada toko online yang jual kalung wanita jenis ini, Anda bisa liat aneka koleksi di sana. Designnya sebenarnya bagus, namun sayangnya model kalung ini tidak cocok untuk dipakai dalam lingkungan sehari-hari, rasanya kurang tepat dan tidak nyaman.

Dari sekian banyak model kalung yang ada dan masuk dalam trend kalung wanita 2015, manakah yang menjadi pilihan Anda? Manakah model kalung yang memiliki kekuatan magis yang mana mampu untuk menarik minat Anda untuk membelinya, membawanya pulang, menjadikannya koleksi kalung tambahan di awal tahun 2015 ini.

Perbedaan Kaos Cotton Combed 20s, 24s, 30s dan 40s

Ketahui Perbedaan Kaos Cotton Combed 20s, 24s, 30s, dan 40s

Bagaimana, ya, caranya mengetahui perbedaan kaos cotton combed 20s, 24s, 30s, dan 40s? Setiap clothing factory memiliki jenis kaos masing-masing yang digunakan sebagai bahan pembuatnya. Beda kualitas, beda pula harganya, beda juga hasil kenyamanan yang diberikan. Supaya lebih jelas lagi, yuk, kita simak penjelasan mengenai perbedaan kaos cotton combed 20s, 24s, 30s, dan 40s berikut ini. Hal ini penting bagi Anda yang sedang ingin membeli kaos pria atau kaos wanita jika belanja online di http://kaoswanita.com.

perbedaan-kaos-cotton-combed

Seperti Apa Cotton Combed Itu?

Pertama, kita harus ketahui dahulu pengertian dari cotton combed. Cotton combed merupakan lembar katun dari kapas yang memiliki serat benang lebih halus. Proses permilahan serat kapas hingga menjadi benang halus dilakukan melalui cara penyisiran. Hasilnya untuk membuat serat kapas jadi terlihat makin panjang dengan jarak yang lebih jarang, serta terdapat sambungan kapas di setiap pilinan benangnya. Hasilnya pun seperti rajutan dengan penampilan yang lebih rata.

Untuk angka-angka yang tertera, secara teori adalah semakin kecil nomor atau angka tersebut, maka bahan kaos semakin tebal. Walaupun demikian, angka-angka tersebut masih kurang menjamin, karena tiap produsen memiliki standar yang berbeda terhadap angka-angka tersebut. Angka 20, angka 40, angka 30, dan angka 24 merujuk pada jenis benang yang digunakan selama melakukan proses rajut hingga menjadi bahan kaos. Untuk nomor 20 akan digunakan untuk memproduksi kain dengan berat kisaran 180 sampai kira-kira 220 gram untuk setiap meter perseginya dalam rajutan tunggal. Nomor 24 digunakan untuk memproduksi kain dengan berat kisaran 170 sampai kira-kira 210 gram untuk setiap meter perseginya. Nomor 30 digunakan untuk memproduksi bahan kain dengan berat kisaran 140 sampai kira-kira 160 gram untuk setiap meter perseginya dalam rajutan tunggal. Dalam jenis untuk rajutan ganda, maka bahan yang diproduksi akan menghasilkan lembaran dengan berat kisaran 210 sampai kira-kira 230 gram untuk setiap meter perseginya. Nomor 40 akan digunakan untuk memproduksi kain dengan berat kisaran 110 sampai kira-kira 120 gram untuk setiap meter perseginya dalam rajutan tunggal. Namun bila digunakan dalam rajutan ganda maka akan menghasilkan berat dengan kisaran 180 sampai kira-kira 200 gram untuk setiap meter perseginya.

Lainnya dari perbedaan kaos cotton combed 20s, 24s, 30s, dan 40s adalah dari kode huruf yang tertera, yaitu ‘s’. Sebenarnya ada dua jenis yaitu ‘s’ maupun ‘d’. Sedangkan ‘s’ sendiri yang diletakkan tepat di posisi belakang dari angka tadi, merupakan singkatan dari bahasa Inggris single knit yang menggambarkan rajutan tunggal untuk pola rajutan digunakan membuat bahan kaos. Hasil dari lemaran single knit akan terlihat padat, dengan kerapatan yang dekat namun akan kurang lentur. Kebanyakan bahan kaos yang digunakan untuk produksi adalah yang bertipe single knit. Sedangkan untuk huruf ‘d’ sendiri untuk menggambarkan rajutan ganda. Itulah penjelasan dari perbedaan kaos cotton combed 20s, 24s, 30s, dan 40s.

Deskripsi: Perbedaan kaos cotton combed 20s, 24s, 30s, dan 40s secara kasat mata dapat dilihat atau dirasakan dari bahan kaos yang dipilih. Mari simak penjelasannya.