Keputihan Berwarna Hijau – Cara Mencegah dan Mengobatinya

Keputihan Berwarna Hijau dan Gatal – Kami memahami kekhawatiran yang saat ini Anda rasakan. Untuk sekedar informasi, keputihan yaitu cairan yang keluar dari organ intim. Keputihan ini timbul dari macam macam keadaan, yaitu secara normal/fisiologis dan secara patologis. Keputihan fisiologis yaitu keputihan normal yang terjadi biasanya di akibatkan perubahan hormonal, seperti ketika kehamilan, menstruasi, stres, serta pemakaian kontrasepsi. Sedangkan untuk keputihan patologis merupakan keputihan akibat kondisi medis tertentu yang menjadi penyebab tersering ialah akibat infeksi parasit/jamur/bakteri.

Apabila Cairan vagina normal akan memiliki ciri-ciri seperti warnanya putih jernih, jika menempel dipakaian dalam warnanya akan kuning terang, konsistensi slendir (encer-kental) tergantung juga siklus hormon, tidak berbau menyengat serta tidak menimbulkan keluhan.

Apabila cairan yang keluar dari organ kewanitaan sudah mengalami perubahan warna (putih susu, keabuan, hingga kehijauan), banyak, berbau, dan disertai keluhan lain (seperti panas, gatal, dll) bahwa terjadi keputihan abnormal yang umumnya di karenakan infeksi di saluran reproduksi oleh berbagai jamur, kuman, ataupun parasit.

keputihan berwarna hijau

“Bagaimana Dengan Keputihan Anda?”

Apabila keputihan Anda saat ini termasuk keputihan yang abnormal,maka haruslah segera diobati karena bisa bisa menyebabkan penyebaran infeksi ke organ dalam anda dan juga harus menghindari hubungan seksual terlebih dahulu. Apabila keputihan yang Anda alami merupakan keputihan yang normal, yang perlu di lakukan adalah menjaga daerah vagina tetap bersih, yaitu dengan melakukan beberapa hal berikut ini:

  • Penggunaan celana ketat perlu dihindari dan hindari bahan yang tidak menyerap keringat
  • Jika ingin memakai panty liner pilih yang tidak memakai pengharum dan tidak dipakai selama lebih dari 4-6 jam
  • Sering mengganti ganti celana dalam saat berkeringat ataupun lembab
  • Hindarilah pemakaiann produk pembersih kemaluan yang bisa menyebabkan perubahan keasaman serta keseimbangan bakteri pada liang kemaluan ibu
  • Bila hendak membilas setelah buang air kecil, lakukanlah dengan arah dari depan ke belakang menggunakan handuk.

Apabila keputihan yang saat ini dialami keputihan tidak normal yang disebabkan infeksi maka bisa jadi memerlukan pengobatan dengan antibiotik/antijamur/ antiparasit sesuai dengan penyebabnya. Pengobatan yang tidak tepat alih-alih bisa mengobati justru bisa menimbulkan kekebalan kuman semakin kuat. Kami sarankan anda saat ini memeriksakan diri anda ke Dokter Spesialis Kebidanan serta Kandungan untuk bisa mengetahui penyebab keputihan yang anda alami.

Apakah anda kaum wanita yang mengalami organ kewanitaan yang selalu berlendir dan gatal? maka informasi satu ini bisa jadi sangat berguna untuk anda. Keputihan memang masalah klasik yang banyak dialami kabanyakan kaum wanita. Namun banyak kaum wanita tidak tahu tentang keputihan dan penyebab dari keputihan untuk wanita. Tidak sedikit dari wanita menyepelekan serta menganggap enteng masalah keputihan yang terjadi pada dirinya.

keputihan sebenarnya dapat berakibat fatal apabila tidak ditangani dengan baik. Keputihan abnormal wajar jika menyebabkan kemandulan atau hamil diluar rahim. Selain itu, keputihan juga bisa menjadi gejala awal kanker rahim yang tentu saja kanker leher rahim penyakit yang membahayakan jika tidak ditangani dengan seksama.

Jenis jenis keputihan dibagi jadi dua jenis yaitu keputihan fisiologis serta keputihan patologis. Keputihan fisiologis terjadi saat masa subur, sebelum atau sesudah menstruasi. Masa – masa itulah daerah kewanitaan akan lebih berlendir namun tidak menyebabkan gatal. Lendir keluar berwarna krem ataupun bening dengan jumlah sedikit itu masih termasuk dalam golongan keputihan yang normal.

Keputihan patologis juga bisa disebut dengan keputihan tidak normal. Keputihan ini masuk di dalam kategori penyakit yang memiliki efek yang sangat mengganggu kesehatan wanita, efek selalu melibatkan daerah kewanitaan.

Keputihan patologis akibat adanya infeksi yang bisa saja meningkatkan resiko ibu hamil dengan resiko bayi lahir dengan premature ataupun bayi ikut terkena infeksi. Bayi jika terkena infeksi virus ataupun bakteri dapat beresiko mengalami gangguan pencernaan serta bisa mengalami gangguan pernafasan yang bisa menyebabkan kematian untuk bayi. Bahkan bakteri ini bisa menyebabkan kebutaan terhadap bayi. Gejala – gejala keputihan patologis yaitu cairan yang keluar bersifat kental dengan warna kuning atau putih keruh bahkan hijau, keputihan berwarna hijau memang terkadang bisa menyebabkan rasa gatal serta bau menyengat dengan jumlah cairan yang keluar sangat banyak.

Penyebab Keputihan Berwarna Hijau

Trichomonas Vaginalis menjadi bakteri penyebab keputihan berwarna hijau ini muncul, bakteri ini bisa ditularkan melalui hubungan seks, bibir kloset atau perlengkapan mandi. Keputihan yang diakibatkan bakteri ini bisa menimbulkan gatal – gatal namun terasa sakit pada daerah kewanitaan apabila ditekan. Keputihan yang dikarenakan trichomonas vaginalis menjadi ciri – ciri cairan yang keluar cukup kental dengan warna hijau atau kuning, berbuih dan berbau anyir.

Cara Mencegah Keputihan Berwarna Hijau dan Gatal

Cara untuk pencegahan keputihan berwarna hijau,dapat anda lakukan dengan beberapa hal seperti berikut:

  • Anda dapat melakukannya dengan rajin mencuci daerah kewanitaan menggunakan sabun dengan kandungan susu untuk menjaga keseimbangan PH serta meningkatkan bakteri baik, sehingga bakteri jahat bisa ditekan secara alami.
  • Selalu keringkan daerah kewanitaan sesudah mandi, cebok atau ketika mencuci daerah kewanitaan sebelum berpakaian.
  • Selalu gunakan pakaian dalam berpori – pori kering yang tidak terlalu ketat lalu gunakan pantyliner saat dibutuhkan saja.

Cara Mengobati Keputihan Berwarna Hijau dan Bau

Cara herbal yang bisa anda lakukan untuk mengobati keputihan yang berwarna hijau yaitu dengan Memakai air cucian pada daerah kewanitaan memakai 10 lembar daun sirih yang telah direbus ke dalam 2 liter air. Apabila anda tidak ingin repot – repot untuk membuat ramuan herbal tersebut, maka anda dapat menggunakan obat keputihan crystal x untuk mengatasi keputihan abnormal yang anda alami saat ini. Karena produk crystal x sangat aman karena juga terbuat dari bahan – bahan herbal.

Secara psikologis, keputihan dapat ditekan dengan cara mengurangi kegiatan – kegiatan yang melelahkan, kepanasan bahkan bisa mengeluarkan keringat yang banyak. Bertamasya ataupun mencari tempat yang rileks itu dapat mengurangi intensitas keputihan berlebih.

Semoga artikel dari kami di atas dapat sedikit membantu anda dalam mengatasi masalah keputihan berwarna hijau dan bau. Terimakasih dan salam sehat selalu.

Herpes Simplex Pada Mata,Bibir,Anak dan Ibu Hamil – Gejala Dan Pencegahannya

Apa Itu Herpes Simplexs?

Herpes Simplex Pada Mata,Bibir,Anak dan Ibu Hamil

Herpes simplex adalah Salah satu penyakit kelamin menular yang cukup menakutkan. Penyakit ini sering ditularkan dari hubungan sex bebas para pelakunya. Menghindari sex pra nikah merupakan salah satu cara pencegahannya, Setia kepada pasangan juga bisa menjadi pencegahan yang paling ampuh.

Herpes simplex merupakan penyakit yang diakibatkan virus herpes simplex 1 (HSV-1) serta virus herpes simplex 2 (HSV-2). Infeksi kedua jenis herpes virus ini berbeda satu sama lain melihat tempat infeksi HSV 1 dan HSV 2 berbeda. Penyakit herpes simplex paling umum serta banyak orang terdiagnosis sejak masa kecil akibat Virus penyakit herpes simplek tipe 1 (HSV-1), biasanya infeksinya pada mulut, bibir, wajah.

Virus herpes simplex tipe 1 kerap menyebabkan luka pada mulut, seperti luka dingin (lepuh demam), bisa juga infeksi mata (terutama pada konjungtiva serta kornea). Hal inilah yang menyebabkan infeksi selaput otak (meningoencephalitis). Virus herpes simplex bisa di tularkan melalui kontak dengan air liur yang terinfeksi. Untuk orang dewasa 30 – 90% dengan antibodi terhadap virus penyakit herpes simplexs 1. Kemungkinan infeksi di saat masih kanak-kanak lebih tinggi untuk mereka yang status sosial ekonomi rendah. Virus penyakit herpes simplex 2 (HSV-2) dapat menular secara seksual. Gejalanya seperti ulkus kelamin atau luka. Tapi, beberapa orang dengan HSV-2 tidak mempunyai gejala.

Penyakit herpes simplek bisa menginfeksi serta menyebabkan kelainan janin. Seorang ibu bisa terinfeksi penyakit herpes simplex bisa menularkan virus ke bayinya saat melahirkan, terutama apabila ibu mempunyai infeksi aktif ketika hamil. Tapi, 60 sampai 80% infeksi penyakit herpes simplexs ini diperoleh bayi ketika baru lahir dan kepada wanita yang tidak mempunyai gejala infeksi HSV ataupun riwayat infeksi herpes genital. Dua dari pertiga orang terinfeksi herpes simplex genital dapat kambuh dengan beberapa gejala serta sepertiganya memiliki tiga ataupun lebih recurrences (wabah) tiap tahunya.

Virus herpes simplex apabila sudah menginfeksi seseorang sangat berbahaya yaitu tidak akan pernah hilang dari tubuh, Namun tetap aktif ketika sudah pasif bisa aktif kembali lalu menyebabkan berbagai gejala. Karena itulah pengobatanya terhadap penyakit herpes simplek sangatlah diperlukan.

Gejala Herpes Simplexs Pada Mata, Bibir dan Kelamin

Herpes simplex yang sudah mengjangkiti seseorang bisa ditandai dengan kesemutan, rasa tidak nyaman ataupun rasa gatal beberapa jam bahakan sampai 2-3 hari sebelum lepuhan timbul. Lepuhan yang dikelilingi daerah kemerahan ini akan muncul dimana saja di kulit ataupun selaput lendir, Namun paling sering ditemukan yaitu di dalam serta disekitar bibir, mata, dan alat kelamin. Lepuhan lepuhan ini bisa saja terasa nyeri cenderung membentuk kelompok, Bergabung satu dengan yang lain membentuk sebuah kumpulan lebih besar.

Selain itu gejala – gejala herpes simplexs lain dapat berupa lecet ataupun borok yang paling sering terdapat di bibir gusi, mulut, dan juga alat kelamin), pembesaran pada kelenjar getah bening pada leher ataupun selangkangan (biasanya saat infeksi awal), demam lepuh (terutama untuk episode pertama), lesi genital ( Ada sensasi terbakar atau kesemutan ) dan juga lain-lain.

Virus Herpes Simplex dan virus HIV

Virus herpes simplex sebenarnya tidak termasuk infeksi yang menunjukan bahwa seseorang terjangkit penyakit AIDS. Namun ketika orang terinfeksi HIV dan virus herpes simplex bersamaan lebih mungkin terkena jangkitan herpes lebih sering. Herpes Simpleks dapat lebih berat serta bertahan lebih lama dibanding mereka yang tidak terinfeksi HIV.

Luka akibat oleh herpes simplek ini menyediakan jalur yang dimanfaatkan oleh virus HIV untuk melewati pertahanan dari kekebalan tubuh, sehingga lebih mudah terinfeksi HIV. Penelitian terbaru menemukan bahwa risiko orang terinfeksi virus herpes simplex serta tertular HIV tiga kali lebih tinggi jika dibandingkan orang tidak terinfeksi virus herpes simplek. Sebuah penelitian lain juga menemukan bahwasanya mengobati penyakit herpes simplexs mengakibatkan penurunan bermakna viral load HIV. Tapi penelitian lain mengobati penyakit herpes simplek mencegah terjadinya infeksi HIV baru.

Orang yang terinfeksi HIV serta virus herpes simplexs secara bersamaan, hati-hatilah waktu ada jangkitan virus herpes simplex. Saat terjangkit virus herpes simplexs, viral load HIV-nya akan meningkat, yang meningkatkan terjadinya risiko penularan HIV pada orang lain. Dari sisi lain, penyakit herpes simplex bisa di obati pada orang dengan infeksi HIV dan HSV secara bersamaan yang akan mengurangi viral load HIV. Pengobatan seperti ini bisa mengurangi risiko tersebarnya HIV pada orang lain.

Penularan Herpes Simplex

Penularan herpes simplex ini terjadi dari kontak langsung dengan kulit anda yang melempuh ataupun melalui cairan keluar dari kulit yang melepuh tadi ataupun melalui kontak seksual orang dewasa. HSV 1 bisa ditularkan dari kontak sosial di masa anak-anak. Prevelansi HSV 2 ini juga lebih tinggi pada kelompok HIV positif dan mereka yang gemar melakukan sexs bebas. Penularan sendiri terjadi walau tidak ada luka HSV terbuka. Sebenarnya banyak orang dengan HSV tidak tahu bahwa dirinya terinfeksi serta tidak sadar bahwa mereka menyebarkannya. Justru, di negara negara maju seperti AS, sekitar 9% orang dengan HSV-2 tahu bahwa dirinya terinfeksi. Hal ini Berarti orang yang terinfeksi virus herpes simplex tidak tahu bahwa dirinya telah terinfeksi.

Pencegahan Penyakit Herpes Simplex

Sebetulnya penyebaran dari virus herpes simplex sulit dicegah. Hal ini akibat kebanyakan orang yang sudah terinfeksi virus herpes simplek belum tahu dirinya terinfeksi serta bisa menularkannya. Orang yang tahu dirinya terinfeksi virus herpes simplek mungkin tidak tahu bahwa mereka bisa menularkan infeksi walau mereka tidak memiliki luka herpes terbuka.

Angka dari penularan penyakit herpes simplex bisa dikurangi dengan tidak melakukan sex pra nikah. Kelakuan Abmoral ini selain berbahaya juga bisa mendatangkn azab ALLAH seperti menghadirkan penyakit penyakit tersebut. Infeksi penyakit herpes simplek bisa menular serta ditulari dari daerah kelamin yang cukup luas – lebih luas dari yang ditutup celana dalam dan bisa di daerah mulut. Para peneliti saat ini mencari vaksin guna mencegah HSV. Satu calon vaksinnya telah menunjukkan hasil baik terhadap HSV-2 untuk perempuan, Namun tidak terhadap laki-laki. Belum ada vaksin disetujui guna mencegah infeksi HSV, namun penelitian terhadap vaksin HSV masih berlanjut terus.

Herpes simpleks sendiri merupakan infeksi virus yang bisa menyebabkan herpes kelamin ataupun luka demam di area dekitar mulut. Orang yang terinfeksi HSV kebanyakan tidak tahu bahwa dirinya terinfeksi. HSV ini mudah menular dari orang ke orang ketika hubungan seks ataupun hubungan langsung yang lain pada daerah infeksi HSV. Herpes simplex ini menular walau luka terbuknya tidak terlihat.

Sekali anda terinfeksi virus ini, anda akan tetap terinfeksi seumur hidup. Orang dengan herpes simplex sekali-kali bisa mengalami jangkitan kulit melepuh sakit. Sesudah jangkitan selesai, untuk sementara infeksi jadi laten atau tidak aktif. Orang yang terkena virus HIV mengalami jangkitan HSV lebih sering serta lebih berat.

Sebenarnya ada beberapa cara untuk pengobatan herpes simplek ini. Anda dapat mengobatinya secara alami ataupun melakukan pengobatan dengan menggunakan obat herpes. Tapi untuk lebih baiknya anda harus konsultasikan kepada dokter kulit terlebih dahulu untuk mengetahui obat herpes apa yang aman dan cocok untuk jenis penyakit herpes anda.

Terimakasih dan semoga informasi dari kami mengenai herpes simflek di atas dapat sedikit membantu anda. Salam sehat.